South Texas Family Center – Menjadi reseller merupakan salah satu jenis peluang usaha rumahan yang bisa dikelola dengan metode sederhana.

Dan rasanya bisnis satu ini bisa Anda andalkan untuk menambah penghasilan rumah tangga.

Artikel ini akan membahas beberapa hal yang harus anda lakukan ketika mulai menjadi reseller.

Ciri utama bisnis reseller

Seorang reseller bertugas menjual produk kembali, yang disediakan supplier.

Jadi pada intinya Anda membeli produk langsung dari penyedia produk, kemudian menjualnya kembali dengan selisih harga tertentu.

Di selisih harga itulah Anda bisa mendapat keuntungan dari menjual produk dari penyedia barang.

Ciri khas utama dari seorang reseller adalah dia harus menyediakan stok barang terlebih dulu.

Merintis bisnis sebagai reseller

Hal-hal berikut ini harus Anda lakukan supaya bisa menjadi reseller yang sanggup berjualan dan mendapat keuntungan:

Lihat apakah produk yang anda miliki memiliki peluang besar untuk dikembangkan atau tidak.

Apabila anda memutuskan menjadi reseller baju korea, maka Anda harus siap bersaing dengan reseller lain dalam peta persaingan yang besar.

Ada dua pilihan untuk dipertimbangkan: mencari supplier secara online atau dengan cara offline.

Apapun pilihannya, pastikan Anda memahami reputasi penyedia produk dan juga dia sanggup menawarkan produk jualan dengan harga yang masuk akal.

Lalu, Anda sebaiknya mencari lebih dari satu supplier untuk satu produk yang ingin dijual.

Dengan demikian ketika sebuah produk di tangan satu supplier sedang kosong, Anda bisa memesan dari supplier lain yang menyediakan produk serupa.

Setidaknya Anda harus tahu kualitas produk yang akan Anda ambil dari supplier.

Dengan kata lain, ambil produk dari supplier yang memang menyediakan kualitas, baik dari segi pelayanan maupun dari segi produk.

Mengapa pilih bisnis reseller?

Bisnis reseller menjadi pilihan tepat, terutama kalau Anda ingin memulai sebuah bisnis namun bingung ketika harus memulai.

Tapi bukan cuma itu saja alasan memilih bisnis reseller:

  1. Tidak harus menyetok barang dalam jumlah besar

Seorang pemula di bidang bisnis reseller tidak perlu menyetok barang atau produk dalam jumlah besar.

Anda bisa mengambil stok dalam jumlah kecil terlebih dulu, kemudian mempromosikannya. Bila menjanjikan, Anda bisa pelan-pelan mengambil lebih banyak stok.

  1. Atur margin sendiri

Harga produk reseller bisa diatur sesuai dengan keinginan Anda. Misalkan Anda membeli sebuah produk dengan harga Rp 5,000, maka Anda bisa menjualnya Rp 7,000 atau lebih sesuai dengan jumlah margin yang diinginkan.

Namun pastikan Anda tahu patokan harga industri sebelum menentukan harga produk yang ingin dijual kembali dalam skema reseller.

  1. Menambah jenis produk dengan mudah

Kalau Anda memilih menjual kembali produk dengan cara online, kesempatan terbuka untuk menjual lebih banyak kategori produk.

Jadi misalnya Anda awalnya fokus pada peluang usaha jualan tepung terigu, dan ternyata berhasil, Anda bisa mulai menjadi reseller produk pakaian dan celana, dan lain sebagainya.

4. Bisa dilakukan online

Sekarang zamannya semua serba online, termasuk berjualan dengan skema reseller.

Jadi yang Anda butuhkan hanya sebuah laptop, smartphone, dan koneksi internet. Lalu, pastikan Anda punya cukup stok produk untuk ditawarkan.

Kesimpulan

Berdasarkan penjelasan di atas, menjadi reseller sebetulnya menjanjikan kemudahan dalam mengelola bisnis.

Walau begitu, Anda tetap membutuhkan modal dalam jumlah tertentu, antara lain untuk membeli stok produk dan untuk biaya promosi serta operasional.

Siap menjadi reseller dan menjalankan usaha sendiri?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *