STFC – Oke dua minggu lalu kita udah menyaksikan perilisan mobil baru Toyota All New Avanza generasi terbaru. Berbagai macam hal-hal baru ditanamkan ke mobil yang pastinya selalu kita ingat ketika diminta menyebut satu brand mobil populer di Indonesia. 

Gimana nggak populer coba. Ambil contoh kehidupan saya misalnya. Hampir bisa dipastikan setiap momen hidup saya selalu berhubungan dengan Avanza, entah itu yang dikendarai tetangga saya, ataupun yang dikendarai adik saya.

Bahkan ayah saya sudah punya rencana mengganti mobil lamanya yang sudah uzur. Kamu tahu apa rencana mobil penggantinya? Ya, Avanza dong!

Saya cuma mau ngasih tahu, Avanza sudah terlanjur jadi bagian sehari-hari hidup kita. Rasanya ada yang kurang gitu kalau sehari saja nggak melihat Avanza. 

Menyambut baik All New Avanza generasi baru

Karena saking topnya Avanza buat kehidupan kita, kehadiran All New Avanza sepatutnya disambut baik. Sepertinya sudah lebih dari 10 tahun Toyota nggak pernah merilis Avanza generasi baru.

Memang sih eksterior Avanza selalu diperbarui tiap tahun, tapi toh perubahan yang diberikan Toyota menurut saya nggak terlalu signifikan. Paling-paling cuma dapet bumper baru, jenis lampu baru, dan fitur-fitur kecil yang sebetulnya mudah dilupakan.

Nah, kehadiran All New Avanza generasi terbaru ini memang layak diperhatikan benar-benar. Beda dengan tahun-tahun sebelumnya, di mana perubahan mobil terkesan minim, All New Avanza generasi terbaru ini sepertinya memang sudah benar-benar meninggalkan pakem desain mobil generasi lawas.

Belum lagi kalau kita bicara tambahan fitur Toyota Safety Sense (TSS) yang bikin fitur keselamatan mobil jadi lebih kaya. Fitur TSS menambahkan hal-hal penting kayak peringatan kalau mobil keluar jalur, lampu automatic high-beam buat perjalanan malam hari, dan lain sebagainya. .

Dari segi fitur keamanan dan tampang mobil, All New Avanza menurut saya sangat sempurna untuk kelas mobil MPV keluarga. Hanya saja perubahan di sana-sini juga membuat Avanza terbaru terlihat sebagai mobil yang cocok untuk dikendarai di wilayah perkotaan.

Saya berani berpendapat seperti itu karena Toyota memutuskan mengubah sistem penggerak roda mobil, dari RWD (penggerak roda belakang) ke FWD (penggerak roda depan). Perubahan ini buat saya cukup signifikan, karena itu berarti Avanza generasi terbaru ke depannya mungkin akan lebih identik sebagai mobil untuk jalanan perkotaan.

Saya menyinggung soal penggerak roda mobil karena menurut saya ini salah satu faktor yang membuat Avanza selama puluhan tahun tampil sebagai jawara di antara mobil MPV lainnya.

Dengan sistem penggerak roda RWD-nya, dan sasis semi ladder-frame, misalnya, Avanza tampil sebagai mobil keluarga yang ketahannya oke punya. Diminta membawa banyak barang di bagasi belakang nggak masalah, bawa 7 penumpang (termasuk sopir) apalagi.

Nah, ketika Toyota memutuskan mengganti sistem penggerak roda menjadi FWD untuk All New Avanza, ada perubahan persepsi nantinya. All New Avanza mungkin akan lebih sering dikenang sebagai mobil yang efisien dari segi konsumsi bahan bakar.

Keputusan itu sebenarnya bukan hal yang buruk, mengingat para pesaingnya di kelas yang sama umumnya juga memakai penggerak roda tipe FWD.

Tapi kalau dulu Avanza generasi lama dikenang sebagai mobil keluarga yang oke dibawa melibas tanjakan, mungkin ke depannya MPV satu ini bakal lebih banyak dikenang sebagai kendaraan yang didesain untuk jalanan perkotaan.

Jadi kalau kamu tinggal di kota-kota besar di Jawa Tengah atau Daerah Istimewa Yogyakarta, seperti Semarang, beli All New Avanza dengan penggerak roda depan sepertinya menjanjikan efisiensi yang lebih besar.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *